Dalam memberikan pelayanan, Pengadilan Agama Tarakan tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun, baik kepada perorangan maupun lembaga. Apabila terdapat penyimpangan pada saat menerima layanan kami, agar melaporkan melalui Sistem Informasi Pengawasan (SIWAS) Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan mengakses link: https://siwas.mahkamahagung.go.id.
 
 

TRIK JITU MENULIS ARTIKEL ILMIAH DAN ARTIKEL POPULER SERTA PENGGUNAAN AI UNTUK PENULISAN JURNAL ILMIAH

Bertempat di Ruangan Media Center, Pengadilan Agama Tarakan mengikuti pelatihan penulisan artikel ilmiah dan artikel populer. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Program Studi Hukum Islam Program Doktor secara daring dengan pemateri Ahmad Fausi, S.H.I., M.H dan Nur Triyono, S.H.I., M.H. Pelatihan yang diselenggarakan pada tanggal 8 Mei 2024 tersebut mengusung materi terkait Jurus Jitu Menulis Opini Bermutu dan Penggunaan AI (Artificial Intelligence) untuk penulisan Jurnal Ilmiah. Dalam pelatihan tersebut pemateri memaparkan bahwa kehadiran AI telah mengubah lanskap penulisan artikel ilmiah secara signifikan. Melalui algoritma canggih dan analisis data yang mendalam, AI telah menjadi mitra bagi para peneliti dan penulis dalam menyusun karya ilmiah mereka. Lebih lanjut, pemateri juga menyampaikan terkait langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk menulis opini bermutu agar dapat diterima oleh media massa yang dimulai dari menemukan ide dan gagasan, menentukan sudut pandang penulisan, hingga pemilihan diksi dan gaya tulisan. Dalam pelatihan tersebut pemateri juga memaparkan tantangan dan isu krusial dalam penulisan artikel ditengah-tengah hadirnya AI. Dengan adanya AI menimbulkan pertanyaan terkait etis. Misalnya, seberapa jauh seorang peneliti harus mengandalkan AI dalam proses penelitian mereka? Bagaimana menangani masalah plagiarisme yang mungkin muncul ketika menggunakan AI? Semua pertanyaan tersebut dipaparkan secara komprehensif oleh pemateri dalam pelatihan tersebut. Sebagai kesimpulan, pemateri menyampaikan bahwa dengan hadirnya AI yang membawa kemajuan yang luar biasa dalam penulisan artikel ilmiah, penting bagi para peneliti untuk tetap kritis dan berhati-hati dalam penggunaannya. Kesadaran akan kekuatan dan batasannya adalah kunci untuk memastikan bahwa eksistensi AI dalam penulisan artikel ilmiah berkontribusi pada kemajuan ilmiah yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. rfd